BACA SAMPAI SELESAI!!! Surat Untuk Ibu…. Sungguh Kisah Yang Sangat Menyedihkan Dan Menguras Air Mata

surat_ibu

Berperan sebagai ibu dan ayah sungguh membuat energi terkuras, setelah balik kerja sore itu aku baringkan tubuh sekejab, tiba tiba sebuah mangkuk pecah dengan mie instan dibawah tempatku berbaring.

Aku begitu marah dan mengambil rotan langsung memukul anakku yang sedang asik bermain tanpa belas kasihan.

Setelah selesai, anak aku masuk dalam kamar, aku menyesal, pipiku mulai dibasihi air mata dan aku pergi menangis di dalam kamar mandi.

Usai menunaikan sholat isya secara diam diam aku mengintip ke kamar anakku, dia menangis bukan karena sakit di punggungnya, tapi karena dia melihat foto ibu yang dikasihinya, aku datangi dia, kemudian aku menyapukan obat di punggungnya yang sakit lalu memeluk dan membujuknya untuk tidur.

Setahun berlalu setelah kejadian itu aku berjanji tidak akan mengulanginya

lagi, tapi ketika dia mulai masuk sekolah taman kanak-kanak. Satu insiden buruk kembali berulang, saat masih di kantor, tiba-tiba guru disekolah anakku menelepon. Ia cerita kalau sudah tiga hari anakku tidak masuk sekolah, padahal setiap pagi aku mengantarkannya.

Hal itu membuatku marah, buru-buru aku pulang awal dan berharap dapat penjelasan dari anakku, tapi ketika aku sampai dia tak ada dirumah, aku cari kesana-kemari rupanya dia main game di toko komputer dengan gembira.

Perasaan yang tidak terkendali membuat aku memukulinya dengan parah, dia hanya diam dan mengatakan “saya minta maaf ayah.”

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa di sekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamar untuk berlatih menulis, aku yakin, jika istri masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuatku bangga juga!

Hanya selang beberapa hari aku mendapat panggilan dari kantor pos, bahwa anak saya mengirim tumpukan surat tanpa alamat.

Setelah aku mengambilnya, aku mencoba mendapat penjelasan dari anakku, seketika aku tak kuasa menahan air mataku, dia mengatakan surat itu untuk ibunya kemudian ia masuk kedalam kamar dan mengatakan maafkan saya ayah.

Aku hanya menghela napas panjang, mataku tertuju pada sebuah amplop dengan tulisan “untuk ibu tersayang”

Aku membuka dan membacanya dengan berlahan lahan.

“Ibu Hari ini saya kena marah dengan ayah karena menempatkan mie instan di bawah selimutnya, ketika itu saya sangat lapar jadi saya ingin memasak nasi, tapi saya ingat pesan ayah, saya dilarang menggunakan barang barang berbahaya di rumah, oleh sebab itu saya menyiram mie dengan air panas satu untuk aku dan satu untuk ayah, punya ayah saya taruh dibawah selimutnya takut mienya dingin.Tapi ayah memarahiku karena aku lupa mengatakan menempatkan mie untuk ayah di bawah selimut.

Ibu, aku sudah masuk sekolah, aku sangat menrindukanmu, hari ini kami membuat pertunjukan bakat dan guru mengundang ibu murid hadir pertunjukan itu, tapi kamu tidak ada.

Aku tidak ingin menghadirinya, aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Untuk menyembunyikan kesedihan, aku pergi main game dikedai komputer, ayah kemudian menemukanku dan memarahi serta memukulku.

Ibu setiap hari aku melihat ayah sangat merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu ia begitu sedih, saya ingat kami berdua sangat merindukanmu, tapi ibu aku mulai melupakan wajahmu, bisakah kau muncul dalam mimpiku malam ini? “

Sepanjang membaca surat itu, air mataku tak bisa berhenti, kemudian aku mendatangi kamar anakku, jelas isak tangisnya terdengar dari luar, saya mendekatinya meminta maaf serta memeluknya dengan penuh kasih sayang.

Catatan : untukmu wahai para suami jangan terlalu cepat marah kepada anak anak anda dan hargailah istri Anda selagi masih ada, cinta dan kasih sayang yang mereka berikan tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

Sumber : liputanindonesia-terkini.blogspot.com

Tags: #ibu #surat untuk ibu

author
Author: 
    Tak Mau Diganggu Anaknya Saat Bekerja, Orangtua Ini Lakukan Hal Kejam
    Tak Mau Diganggu Anaknya Saat Bekerja, Orangtua Ini Lakukan Hal Kejam
    Memutuskan untuk punya anak tentu harus bersiap

    Leave a reply "BACA SAMPAI SELESAI!!! Surat Untuk Ibu…. Sungguh Kisah Yang Sangat Menyedihkan Dan Menguras Air Mata"

    Must read×

    Top
    %d bloggers like this: